Harga Minyak Mentah Naik Tipis 0,3%

Minyak
TRANSINDONESIA, Melbourne : Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik, setelah stok minyak diturunkan. Pemangkasan ini terbesar sejak 2010, terutama karena permintaan untuk bahan bakar distilat naik.

Harga minyak di pasar futures naik 0,3 persen di New York. Laporan Energy Information Administration menunjukkan bahwa permintaan untuk sulingan yang meliputi minyak pemanas naik di level tertinggi di tangah cuaca dingin di AS. selain itupersedian minyak mentah juga naik 6,4 juta barel pekan lalu.

“Minggu ini menunjukkan bearish untuk minya mentah dan bullish untuk produk, oenurunan stok distilat adalah karena cuaca dingin di AS,” kata kepala riset pasar minyak Societe Generale SA, Michael Wittner, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (30/1/2014).

WTI untuk pengiriman Maret naik 23 sen menjadi USD97,59 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Volume berjangka diperdagangkan 55 persen dari 100 hari perdagangan.

Sementara Brent untuk pengiriman Maret naik sebanyak 10 sen ke USD107,95 per barel di London berbasis ICE Futures Europe. Minyak mentah patokan Eropa ditutup di USD10,36 per barel dibandingkan sebelumnya USD10,49 per barel.(okz/fen)

Bagikan

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co