Capres Konvensi Rakyat Ingin Koruptor di Hukum Berat

pakar hukum tata negara Foto DN : Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahenda

TRANSINDONESIA, Medan : Seluruh calon presiden yang menjadi peserta Konvensi Rakyat di Gedung Medan International Convention Center (MICC), Jalan Gagak Hitam/Ring Road, Medan, Minggu (19/1/2014), menginginkan para koruptor dihukum berat. Harapan itu disampaikan oleh seluruh peserta Konvensi Rakyat saat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidatonya, mereka selalu menempatkan isu pemberantasan korupsi sebagai topik utamanya.

“Indonesia belum merdeka karena masalah korupsi,” kata peserta Tony Ardie.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPD Demokrat Kalimantan Timur, Isran Noor, yang juga menjadi salah satu peserta. Seolah tidak mau kalah, ia menyebutkan kepastian hukum terhadap pelaku korupsi menjadi hal yang wajib diperhatikan.

“Hukum mati koruptor itu wajib,” sebutnya disambut ratusan pendukungnya

Konvensi Rakyat ini merupakan putaran kedua setelah sebelumnya digelar di Surabaya. Pesertanya yakni Menteri Keuangan era Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli, Ketua Dewan Syuro PKB Yusril Ihza Mahenda, Rektor Universitas Islam Eropa Sofyan Sauri Siregar, Ketua DPD Demokrat Kaltim Isran Noor, Aktivis Tony Ardie, pengusaha Ricky Sutanto, dan aktivis perempuan Anni Iwasaki.(DN)

 

Bagikan

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TransIndonesia.co