Indonesia Berdakwah

6 Hari Menghilang, Risma Akhirnya Angkat Bicara

Walikota Surabya

 

TRANSINDONESIA, Surabaya : Tak muncul di publik selama 6 hari, Walikota Surabaya Tri Rismaharini Kamis 30 Januari pagi mengunjungi Pondok Sosial Kalijudan, Surabaya, Jawa Timur. Perempuan yang lebih dikenal bernama Risma itu mengataku sakit sehingga harus beristirahat penuh.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Jumat (31/1/2014), Risma juga mengatakan tak punya masalah dengan wakilnya yang baru dilantik. Tapi ia meminta proses pengangkatan wakil walikota sesuai prosedur.

Kehadiran Risma di panti tersebut menjadi incaran sejumlah wartawan karena sudah 6 hari atau setelah pelantikan Wakil Walikota Surabaya yang baru Wisnu Sakti Buana 24 Januari lalu, ia tak muncul ke publik.

Ketidakhadiran risma memunculkan isu jika ia akan mundur sebagai walikota Surabaya yang diduga karena merasa tidak dihargai. Apalagi, pengangkatan wakil walikota dikaitkan dengan pemalsuan tanda tangannya sebagai walikota Surabaya.

Pelantikan wakil walikota Surabaya menuai polemik. Pada proses pemilihan oleh panlih DPRD Surabaya, diduga ada pemalsuan tanda tangan dan Wisnu juga ditolak 3 fraksi DPRD yakni Fraksi Golkar, Fraksi PKS, dan Fraksi PAN.

Tim seleksi pemilihan wakil walikota Surabaya juga menyatakan adanya kejanggalan dalam proses pemiihan dan pelantikan wakil walikota Surabaya.

Adanya kekecewaan terhadap proses pemilihan wakil walikota Surabaya ini menghembuskan isu bahwa sang walikota Risma akan mengundurkan diri. Dengan suara yang masih serak dan sakit di leher, Risma tak mau banyak bicara.(lp6/gen)

Share

TRANS POPULER

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.