Presiden Amerika Serikat, Barack Obama
Presiden Amerika Serikat Barack Obama
TRANSINDONESIA, Washington : Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyerukan kepada pihak yang berwenang untuk segera melakukan penyelidikan mendalam atas sejumlah kasus kekerasan seksual yang terjadi di sejumlah kampus dan angkatan bersenjata Amerika Serikat.
Pihak Gedung Putih memperkirakan, ada satu dari lima wanita yang diserang secara seksual di perguruan tinggi di Amerika Serikat.
Obama, yang juga ayah dari dua gadis disebutkan tidak bisa menerima kondisi tersebut dan menjadikan tindakan kekerasan seksual sebagai prioritas utama pemerintahnya.
“Kekerasan seksual merupakan penghinaan terhadap asas kesusilaan dan kehidupan kita sbeagai umat manusia. Ini semua tentang keselamatan dari orang yang paling kita cintai, Ibu kita, istri kita, anak perempuan dan anak-anak kita,” kata Obama dalam pidato mingguannya.
“Kami akan terus memerangi kekerasan seksual di angkatan bersenjata, karena ketika seorang anggota militer kita diserang, hal itu merupakan sebuah bentuk ketidakadilan,” tambahnya.
Obama juga mengatakan bahwa dirinya telah menyiapkan satuan tugas di Gedung Putih, sebagai upaya untuk melindungi kalangan perempuan muda di perguruan tinggi.(rts.fen)
