Prabowo Bicara Ekonomi Umat di PBNU

Wednesday, 18 July 2018, 22:00:05 | TRANSBISNIS

Sebagai organisasi penting dan dipercaya, tentu bertandang ke PBNU juga bertukar pikiran mengenai masalah umat yang utama, yakni ekonomi

Silahturahmi Prabowo dengan KH Said Aqil Siroj di Kantor PBNU, Senin 16 Juli 2018.[IST]

TRANSINDONESIA.CO | JAKARTA  – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo menemui sahabat lamanya KH Said Aqil Siroj di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Senin 16 Juli 2018.

Menurut Juru Bicara Tim Pemenangan Partai Gerindra, Anggawira menyebutkan silahturahmi itu dalam rangka halal bi halal sekaligus bertukar pikiran terutama masalah ekonomi umat.

“Ya, beliau (KH Said Aqil Siroj) sahabat lamanya Pak Prabowo. Sebagai organisasi penting dan dipercaya, tentu bertandang ke PBNU juga bertukar pikiran mengenai masalah umat yang utama, yakni ekonomi,” kata Anggawira kepada awak media di Jakarta 18 Juli 2018.

Lebih lanjut, Anggawira mengatakan ekonomi umat merupakan titik temu yang mempersatukan berbagai organisasi Islam untuk memecahkannya. Sebagian besar umat, menurutnya, berada dalam kepapaan.

“Silahturahmi dengan Kiyai Said juga menepis anggapan sebelumnya bahwa Pak Prabowo hanya dekat dengan FPI (Front Pembela Islam). Pak Prabowo itu dekat dengan semua organisasi Islam karena Islam itu satu. Dan yang menjadi titik temunya itu adalah kepapaan umat,” papar Anggawira.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memberikan hadiah buku ‘Paradoks Indonesia’ kepada KH Said Aqil Siroj. Buku itu, menurut Anggawira, merupakan gambaran persoalan Indonesia dimana kaya akan sumber daya alam namun rakyatnya miskin.

“Hadiah buku “Paradoks Indonesia’ adalah ajakan untuk memikirkan bersama masalah umat itu dan mencari solusi. PBNU sebagai organisasi besar tentu sangat diharapkan masukannya,” imbuh Anggawira.

Adapun mengenai turunnya angka kemiskinan seperti yang dilansir pemerintah baru-baru ini, Anggawira mengatakan itu hanya akal-akalan pemerintah.

“Pihak penguasa selalu mencari cara, mengutak-atik angka kemiskinan agar terlihat turun. Padahal itu, garis kemiskinannya yang diturunkan, masih lebar selang antara garis kemiskinan dengan di atasnya yang masuk kategori miskin,” kata Anggawira.[REL/LIN]

tags: , , , ,

Related For Prabowo Bicara Ekonomi Umat di PBNU