PT PSJ Kuasai Lahan Tanpa Izin Menang Putusan di PN

Saturday, 17 February 2018, 00:10:23 | TRANSSUMATERA

TRANSINDONESIA.CO, RIAU – Putusan hakim menyatakan PT PSJ tak bersalah dipertanyaan banyak kalangan. dimana menyusul gugatan persoalan lahan oleh PT Nusa Wana Raya (NWR) dimenangkan PT Peputra Supra Jaya (PSJ), Kamis (14/2/18) l di Pengadilan Negeri  Pelalawan Riau.

Sidang yang dipimpin Majelis hakim yang diketuaiI Dewa Gede Budhy Dharma Asmara SH MH didampingi dua hakim anggota Andry Eswin Sugandi Oetara SH MH danRahmat Hidayat Batu-Bara SH MH, memutuskan bahwa terdakwa PT Peputra Supra Jaya (PSJ) yang diwakili Direkturnya Sudiono, dinyatakan bebas dari segala tuntutan.

Dalam sidang tersebut, Ketua Majelis Hakim I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara SH MH membacakan berkas putusan nomor 183/Pid-Sus/2017 setebal 638 halaman, berganti-gantian dengan dua hakim anggota Andry Eswin Sugandi Oetara SH MH dan Rahmat Hidayat Batu-Bara SH MH.

Majelis Hakim PN.Pelalawan ketika membacakan berkas dakwaan.[SBR]

Pertimbangan Majelis Hakim membebaskan terdakwa PT PSJ dari segala tuntutan didasarkan berbagai pertimbangan antara lain membaca berkas perkara, mendengarkan keterangan saksi-saksi termasuk saksiahli yang dihadirkan dari kedua belah pihak, bukti-bukti dan fakta lapangan serta berkas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dinilai tidak terbukti.

“Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan dan fakta di lapangan itulah, Majelis Hakim memvonis terdakwa PT PSJ bebas dari segala tuntutan,” tandas Ketua Majelis Hakim I Dewa GedeBudhy Dharma Asmara SH MH dalam persidangan.

Sebelumnya diketahui sidang penguasan lahan tanpa izin ini kerap diundur -undur, bahkan sidang ini dilakukan pada saat tidak terpantau oleh awak media.

“Herannya sudah menguasai lahan tampa izin, PSJ kok bisa diputuskan tidak bersalah, saya curiga saja sebab kadangkala sidang sampai malam hari dimana saat awak media sudah pulang,”Jelas salah seorang awak media.

Seperti diberitakan saat penyidikan oleh Mabes Polri, Wakil ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia(LCKI) kabupaten Pelalawan,  Sipayung, minta kasus ini jangan masuk angin ternyata terbukti. Bahkan sebelumnya dia telah minta penyidik TindakPidana Tertentu (Tipiter) Mabes Polri serius menangani dan terus mendalamai kasus perijinan PT. Peputra SupraJaya, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan, Riau,  karena selama ini perusahaan milik pengusahan kayu itu tidak pernah tersentuh  hukum.

Dikatakannya untuk sekedar informasi pada penyidik, PSJ adalah perusahaan milik seorang pengusaha penebang log kayu hutan yang banyak dijual pada pabrik kertas dan pabrik triplek di Riau, bosnya ini bernama Maria, keberadaannya di desa Kecamatan Langgam sekitar tahun 1997.

“Saat itu hutan di desa Gondai dan sekitarnya dirambah oleh warga dan kayunya ditampung  Indah Kiat dengan memakai dokumen yang tidak jelas, termasuk oleh oknum pemilik PSJ sendiri,” jelas beberpa tahun lalu saat Polisi mendalami kasus mafia ini.

Setelah kayu besar dan kecil habis, maka warga dengan ninik mamak disarankan mengurus surat desa dan membuat Koperasi, setelah itu dengan berlindung dibalik izin KUD PSJ langsung mengajak warga membuat perjanjian dengan KUD tersebut.

“Nah izin KUD inilah yang dimanfaatkan oleh PSJ untuk berkebun sawit, padahal lahan didesa Gondai saat itu masuk dalam kawasan hutan, dan mendirikan kebun diatas HTI perusahaan lain.”

Dalam pada itu, Atimin mantan Kades Gondai menyatakan bahwa sekitar 8  KUD anak binaan PSJ selalu dijadikan sapi perah untuk mendanai masalah perijinan ini, akibatnya sampai sekarang hutang KUD tidak kunjung lunas.

Sementara menyangkut putusan Pengadilan Pelalawan atas putusan tersebut, Pihak NSR, Muller TB, ketika dikonfirmasi  menyebutkan, pihaknya nanti akan banding.[SBR]

tags: , , , , ,

Related For PT PSJ Kuasai Lahan Tanpa Izin Menang Putusan di PN