TransIndonesia
TransIndonesia

Setiap Bulan Suara Ahok-Djarot Tergerus 2 Persen

Wednesday, 26 October 2016, 06:39:34 | TRANSMETROPOLITAN, TRANSPEMILU

TRANSINDONESIA.CO – Pengamat politik Universitas Nasional Mohammad Hailuki menegaskan calon gubernur yang berasal dari pejawat harus mewaspadai tren penurunan dukungan terkait kebijakan tak populis. Hailuki memberikan contoh seperti yang dialami oleh pejawat dalam pilkada DKI Jakarta, pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

“Bila perhatian publik kembali fokus kepada kinerja atau policy pejawat seperti banjir, macet, penggusuran, reklamasi maka tren penurunan suara Basuki bisa terus berlanjut dengan rata-rata tergerus per bulan 2 persen suara,” kata Luki di Jakarta, Selasa (25/10).

Ia merujuk pada komparasi silang beberapa data survei. Luki mengatakan menurut Skala Survei Indonesia (SSI) suara Basuki selama Februari-Oktober anjlok 13 persen dengan rerata 1,6 persen per bulan. Sedangkan menurut Lingkaran Survei Indonesia (LSI) suara Basuki sepanjang Maret-Oktober anjlok 19 persen dengan rerata 2,7 persen per bulan.

Paslon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.[IST]

Paslon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.[IST]

“Jadi bisa diambil angka moderat suara Basuki trennya turun 2 persen per bulan,” katanya. Oleh karena itu Luki mengatakan pasangan calon petahana harus bekerja keras untuk menjaga dukungan bagi mereka.

Sebelumnya, Djarot Saiful Hidayat mengatakan harus bekerja keras lagi untuk meningkatkan dukungan masyarakat terhadap dirinya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

“Harus kerja keras lagi ya kan masih kurang, harusnya kan di Jakarta itu kan ketentuannya 50 persen plus satu ya, masih kurang kerja keras lagi,” kata Djarot di sela-sela acara Reuni Akbar Ikatan Alumni Universitas Brawijaya di Gedung Ecovention Ancol, Jakarta, akhir pekan lalu.

Hal itu disampaikan mengingat survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjadi pasangan Djarot pada Pilkada DKI 2017 didukung oleh 44,4 persen warga DKI.

Terkait hasil itu, Djarot yang merupakan alumnus Universitas Brawijaya (UB) Malang itu, mengapresiasi masyarakat Jakarta yang terus memberikan dukungan kepada dirinya dan pasangannya dalam pilkada ini.

Djarot mengatakan salah satu bentuk kerja keras tersebut adalah dengan mewujudkan visi, misi dan program pemerintahan, yang pada akhirnya mewujudkan Jakarta yang lebih baik dan sejahtera.

Pada Pilkada kali ini, Ahok-Djarot memiliki visi untuk menjadikan Jakarta sebagai etalase kota Indonesia yang modern, tertata rapi, dan manusiawi, dan fokus pada pembangunan manusia seutuhnya dengan kepemimpinan yang bersih, transparan, dan profesional.[ROL/DOD]

tags: , ,

Related For Setiap Bulan Suara Ahok-Djarot Tergerus 2 Persen