TRANSDUNIA

Turki Deportasi Delapan WNI Diduga Terlibat ISIS

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar.[DOK]

TRANSINDONESIA.CO – Pemerintah Turki deportasi delapan warga negara Indonesia (WNI) yang diduga bergabung dengan ISIS.

Kedelapan WNI tersebut dipulangkan dari Istanbul, Turki pada Sabtu (18/6/2016) malam, menggunakan pesawat Turkies Airlines TK 56 dan tiba di bandara Soekarno Hatta ditembak 2D sekitar pukul 18.35 WIB.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan delapan orang terduga jaringan ISIS tersebut kemudian dijemput oleh AKP Sunardi Ali dan pihak Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar
Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar

Delapan orang tersebut yakni  Andi NB (43), Lailah C (36), Ramzy RM (10), Raisyah AA (2), Mohammad M (36), Zay RM (8), Arief RS (24), dan Abdul LFH (24).

Delapan orang tersebut sekitar pukul 19.30 WIB meninggalkan Bandara Soeta. Aparat kepolisian dan pihak BNPT dengan pengawalan Brimob membawa delapan orang tersebut menuju Mako Brimob Kelapa Dua.

Boy mengatakan delapan orang tersebut dideportasi karena pihak pemerintah Turki curiga delapan orang tersebut merupakan jaringan ISIS.

Setelah dilakukan pemeriksaan mereka hanyalah masyarakat bisa dan kini telah dipulangkan ke keluarganya masing-masing.

“(Mereka) Dicurigai karena tidak memiliki tujuan yang jelas, karena di informasikan makanya diemput Polri dan sudah dikembalikan lagi ke keluarganya tadi malam,” kata Boy di Jakarta, (19/6/2016).[Rol/Nic]

Related posts

Pesawat TransAsia Jatuh, 12 Tewas dan 18 Hilang

transindonesia.co

Wow, Kekayaan 62 Orang Setara Separuh Penduduk Dunia

transindonesia.co

Temuan Mengejutkan Aktifitas di Planet Europa

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.