Kematian Ibu Menurun di NTT

Tuesday, 3 May 2016, 21:53:36 | TRANSNUSA, TRANSWANITA

TRANSINDONESIA.CO – Tingkat kematian ibu melahirkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), selama kurun waktu empat tahun terakhir, terus mengalami penurunan.

“Konversi AKI (angka kematian ibu) per 100.000 kelahiran hidup selama periode empat tahun terakhir, mulai tahun 2011-2014 mengalami penurunan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kornelis Kodi Mete kepada Antara di Kupang, Senin, terkait tingkat kematian ibu melahirkan di NTT.

Menurut dia, jumlah kasus kematian ibu pada 2011 sebesar 208 atau 220 per 100.000 KH (kelahiran hidup), turun menjadi 192 atau 200 per 100.000 KH pada 2012.

          Ilustrasi

Ilustrasi

Pada tahun 2013, turun lagi menjadi 176 atau 185,6 per 100.000 KH, selanjutnya pada 2014 menurun lagi menjadi 158 kasus atau 169 per 100.000 KH, kataya.

“Kalau data 2015, masih dalam proses rekapitalasi, berdasarkan laporan perkembangan akhir tahun dari semua kabupaten/kota di NTT,” katanya.

Dia mengatakan, dari jumlah kematian ibu melahirkan di NTT, Kabupaten Sumba Timur merupakan tertinggi, sedangkan terendah adalah Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Tengah.

Mantan Bupati Sumba Barat Daya ini menambahkan, untuk tingkat kematian ibu di NTT, pada tahun 2008 masih tergolong tinggi di Indonesia yaitu mencapai 330 per 100.000 kelahiran.

“Tetapi sampai dengan tahun 2014, menjadi 159 orang per 1.000 kelahiran,” katanya.

Penurunan ini terjadi secara drastis karena adanya program Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang digalakan Pemerintah NTT.

Program KIA ini dioperasionalkan melalui cara-cara yang luar biasa (revolusi), dengan misi agar indikator angka kematian di NTT tahun 2008-2014, sama dengan pencapaian secara nasional atau satu digit di bawahnya Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesda).[Ant/Sun]

tags: ,

Related For Kematian Ibu Menurun di NTT