Harga Bawang Semakin Meroket

Tuesday, 8 March 2016, 07:17:53 | TRANSBISNIS, TRANSKONSUMEN

TRANSINDONESIA.CO – Musim hujan yang masih berlangsung hingga Maret ikut memengaruhi kenaikan harga pada sejumlah komoditas di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur. Salah satu produk tani yang terus mengalami kenaikan harga itu adalah jenis bawang-bawangan.

Berdasarkan pantauan, harga bawang merah super di Pasar Kramatjati naik Rp3.000 dari yang sebelumnya Rp32 ribu per kg menjadi Rp35 ribu per kg, Selasa (8/3/2016). Sementara, bawang merah biasa kini dibanderol seharga Rp30 ribu per kg, naik dari Rp28 ribu per kg pada pekan lalu.

Pedagang dari UD Nababan di Pasar Kramatjati, Daniel F mengatakan, bawang-bawang yang masuk ke gudangnya umumnya berasal dari daerah Brebes, Jawa Tengah.”Karena lagi musim hujan, petani di sana lebih banyak menaman padi daripada bawang. Jadinya bawang yang masuk sekarang tidak sebanyak pada musim kemarau,” katanya.

Pedagang bawang merah.[Dok]

Pedagang bawang merah.[Dok]

Berbeda dengan bawang, harga produk tani jenis kentang di Pasar Kramatjati masih terpantau stabil pada awal pekan ini. Kentang dieng di sana rata-rata dijual Rp7.000 per kg, sedangkan kentang biasa berada pada kisaran Rp5.000 per kg hingga Rp5.500 per kg.

“Untuk soal stok, sejauh ini kami masih aman-aman saja. Tidak ada kendala dalam proses distribusi dari pihak produsen,” ujar pedagang kentang Taufik di Kramatjati.[Rol/Wan]

tags: , , , ,

Related For Harga Bawang Semakin Meroket