Pesawat T 50 Golden Eagle Tidak Meledak, Kolonel Sarjono dan Kapten Cahyadi Tewas

Sunday, 20 December 2015, 18:06:40 | TRANSGLOBAL, TRANSJAWA

TRANSINDONESIA.CO – Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto Yogyakarta Marsekal Pertama Imran Baidirus, mengatakan pesawat latih tempur T 50 Golden Eagle nomor ekot TT5007 yang jatuh saat mengikuti perayaan Gebyar Dirgantara Yogyakarta 2015 (Yogya Airshow) tidak mengalami ledakan sebelum jatuh, Minggu (20/12/2015).

“Tadi yang kamu lihat itu pesawat jatuh. Tidak melihat adanya ledakan di udara. Hanya masih ada sisa bahan bakar, terjadi ‘impact’ dengan tanah sehingga terjadi kebakaran,” kata Imran Baidirus.

Menurut dia, penyebab utama jatuhnya pesawat tersebut masih dalam penyelidikan oleh tim investigasi dari Mabes TNI AU.

“Penyebab jatuhnya pesawat latih tempur yang baru berumur sekitar tiga tahun tersebut masih dilakukan investigasi. Belum diketahui penyebab utamanya,” katanya.

Pesawat tempur T-50 TNI AU yang jatuh ketika sedang beratraksi di Yogya Airshow.(Ist)

Pesawat tempur T-50 TNI AU yang jatuh ketika sedang beratraksi di Yogya Airshow.(Ist)

Pesawat latih tempur mengalami kecelakaan saat melakukan solo aerobatik, Minggu sekitar pukul 09.58 WIB. Manuver itu dilakukan saat perayaan Gebyar Dirgantara Yogyakarta 2015 di Pangkalan Udara TNI AI Adisutjipto.

“Lokasinya masih berada di halaman Lanud Adisutjipto, jauh dari populasi masyarakat,” katanya.

Dalam kejadian tersebut, Kapten Pilot Letnan Kolonel Pen Marda Sarjono dan Back Seaternya adalah Kapten Pen Cahyadi. Pesawat itu “home base”-nya berada di Skuadron udara 15 Iswahyudi Maospati Madiun, Jawa Timur.

Dua pilot pesawat latih tempur T 50 Golden Eagle nomor ekor TT5007 dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan.

“Jenazah sampai saat ini masih di Rumah Sakit Umum TNI Angkatan Udara Hardjoloekito,” katanya.

Imran mengatakan bahwa saat ini jenazah masih dikoordinasikan kapan akan dikebumikan.

“Masih kami koordinasikan untuk pemakamannya,” katanya.(Ant/Lin)

tags: , , , ,

Related For Pesawat T 50 Golden Eagle Tidak Meledak, Kolonel Sarjono dan Kapten Cahyadi Tewas