Keselamatan: Ditingkatkan atau Diuangkan?

Sunday, 6 December 2015, 10:47:14 | TRANSGLOBAL
Ilustrasi

Ilustrasi

TRANSINDONESIA.CO – Tatkala melihat angka kematian maupun angka orang cacat dampak kecelakaan, apa yang semestinya dipikirkan? Akan ditingkatkan atau diuangkan karena sudah ada Jasa Raharja? Pernahkah kita semua peduli akan keselamatan atau kalau peduli hanya hangat-hangat tahi ayam saja.

Saat ada kunjungan, ada masalah masuk media atau kalau ada kepentingan-kepentingan seremonial barulah topeng-topeng penipuan dan kepura-puraan dilakukan.

Adakah rasa cinta manusia bagi pemangku kepentiangan di bidang Lalulintas dan angkutan jalan (LLAJ)? Pasti jawabanya dengan lantang berteriak pasti peduli. Namun, hanya dimulut lipservice saja.

Fakta membuktikan apa yang namanya pendidikan keselamatan perlahan tapi pasti diabaikan dan terang-terangan bahkan dirusaknya semua sistem untuk edukasi bagi keselamatan.

Kecurigaan saling menuding saling menjatuhkan karena hanya demi uang dan keselamatan bagi banyak orang diabaikan. Memang mengerikan, betapa kejam sistem birokrasi dalam peradaban modern yang justru mengorbankan atau menyiapkan korban kecelakaan. Mengapa demikian ?

Lihat saja sistem pendidikan dan keselamatan yang bagai permainan dan penuh rekayasa tanpa sadar menjadikan habitus bagi masyarakat tentang bagaimana keselamatan bisa menjadi lahan uang secara instan.

Bangkit dan sadar akan keselamatan memerlukan 1 generasi? Bisa jadi demikian. Orang-orang yang berkuasa dan cantrik-cantrik penguasapun ikut meremuk redamkan system-sistem keselamatan dan hanya instan ak keduman piro.

Heran memang kadang orang merasa tidak bersalah, namun inilah masalah yang dianggapnya bukan masalah. Kesadaran, tanggung jawab dan pemikiran jauh dari waras, demi uang cara instan tega mematikan dan mencacatkan orang.(CDL-Jkt061215)

Penulis: Chryshnanda Dwilaksana

tags: , , ,

Related For Keselamatan: Ditingkatkan atau Diuangkan?