Polisi Bekuk Pemalsu STNK dan Penadah Mobil Curian

Wednesday, 18 November 2015, 18:01:15 | TRANSMETROPOLITAN
Ilustrasi

Ilustrasi

TRANSINDONESIA.CO – Tim Resmob Polres Metro Jakarta Utara menangkap Muhamad Sofyan di kediamannya Cilincing, Jakarta Utara pada 13 November 2015 atas dugaan memalsukan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Untuk mengelabui petugas, Sofyan membuka showroom di rumahnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, Sofyan ternyata juga menjadi penadah mobil hasil curian.

Pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan warga dimana dalam kesehariannya, Sofyan sering berganti-ganti mobil. Ternyata mobil mewah yang menjadi tunggangannya merupakan hasil curian.

Dari pengakuannya, tersangka sudah lama menjalani bisnisnya. “Saya gak begitu inget udah berapa mobil yang saya jual pakai STNK palsu. Disamping harganya murah, lakunya juga cepet pak,” kata pria yang sehari-hari dipanggil Pian.

Ia menuturkan, bisa menyulap mobil memiliki STNK dengan bantuan oleh pihak lising.

“Sebelumnya saya beli mobil bodong. Kalo udah dapet mobil bodong tinggal cari STNK yang mirip-mirip sama mobil saya punya. Nah udah gitu dipalsuin aja,” ungkapnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Susetio Cahyadi mengatakan, praktik kotor ini terbilang telaten. Sebab jika dilihat sepintas, STNK yang dimiliki pelaku mirip dengan yang asli. “Ia telah merubah beberapa data otentik yang terdapat dalam STNK seperti, nama pemilik, nomor mesin, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan nomor rangka,”jelas Kapolres.

Kini tiga mobil yang sering dipakai pelaku sudah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Utara yakni Toyota Yaris putih B 27 ULY, Suzuki Swift merah B 1727 TW dan BMW silver metalik B 1951 ZM sebagai barang bukti.

Melihat tiga mobil yang dipalsukan, Kapolres menilai merk dan type mobil merupakan yang paling laris dipasaran.

“Nilai jualnya tidak terlalu mahal, bbm nya terjangkau dan masuk dalam tahun trendy plus type mobilnya juga tidak ketinggalan jaman. Itu kenapa mobil ini laris manis kalau dijual,” ungkapnya.

Menurutnya, sekali transaksi penjualan mobil tersangka bisa mengantongi keuntungan sampai Rp 40 juta.

Saat ditanya keterlibatan pihak lising, Kapolres pun mengaku masih mendalami kemungkinan tersebut. “Kita ancam dengan pasal 263 tentang pemalsuan dengan ancaman 5 tahun penjara,”tutupnya.(Min)

tags: , , , , ,

Related For Polisi Bekuk Pemalsu STNK dan Penadah Mobil Curian