Jokowi: Butuh Tiga Tahun Atasi Kebakaran Hutan

Saturday, 24 October 2015, 13:19:16 | TRANSGLOBAL, TRANSKALIMANTAN, TRANSSUMATERA
Presiden Jokowi saat meninjau kebakaran hutan di Kalimantan Selatan.

Presiden Jokowi saat meninjau kebakaran hutan di Kalimantan Selatan.

TRANSINDONESIA.CO – Tampaknya sampai kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kebakaran hutan dan lahan baru selesai padam dank abut asap yang saat ini dihirp rakyat juga berakhir.

Kenapa? Pasalnya, Jokowi mengatakan, diperlukan waktu waktu cukup laman untuk mengatasi kebakaran hutan yang menciptakan kabut asap setiap tahun Asia Tenggara.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan BBC pada 29 Oktober lalu dengan judul Indonesia ‘needs time’ to tackle haze – Joko Widodo, Jokowi mengatakan, Indonesia sebenarnya juga korban kabut asap.

Dia menyebut, diperlukan waktu tiga tahun untuk mengakhiri kebakaran besar tahunan agar hasilnya dapat terlihat. Berbicara kepada koresponden BBC Asia, Karishma Vaswani di Jakarta, Jokowi mengatakan, kabut itu “bukan masalah yang dapat Anda selesaikan secara cepat.”

Mantan gubernur DKI Jakarta tersebut juga menepis kritik yang dialamatkan kepadanya tentang kegagalannya dalam memenuhi janji-janji pemilu. Menurut dia, polusi asap disebabkan oleh orang-orang di daerah Sumatra, Kalimantan, khususnya Riau yang secara ilegal membakar wilayah hutan dan gambut untuk penanaman, pohon-pohon kelapa sawit yang sangat menguntungkan.

Gara-gara asap, hal itu memunculkan ketegangan antara Indonesia dan negara-negara tetangganya berulang setiap tahunnya. Karena kiriman asap itu sering menyebabkan kondisi udara yang diklasifikasikan sebagai sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Awal tahun ini, udara begitu buruk di Provinsi Riau, hingga keadaan darurat diberlakukan.

Singapura dan Malaysia beberapa kali mengajukan protes dan telah meminta Indonesia untuk berbuat lebih banyak guna mengatasi masalah kebakaran hutan, meskipun Indonesia juga sering kali menunjukkan bahwa beberapa perusahaan yang bertanggung jawab dalam pembakaran ternyata milik asing. Menurut Jokowi pula, negara tetangga ikut mendapatkan keuntungan dari produk minyak sawit murah.

Jokowi melanjutkan, Indonesia sudah berupaya keras untuk mengatasi hal itu, termasuk mengirim 3.700 prajurit TNI, dan hampir 8.000 petugas polisi dan empat pesawat waterbombing untuk memadamkan api. Pihaknya juga membangun cadangan air dan kanal di kawasan hutan untuk mempermudah pengambilan air.

“Anda akan melihat hasilnya segera dan dalam tiga tahun kami akan memecahkan (kebakaran hutan) ini,” katanya.(Rol/Din)

tags: , , , ,

Related For Jokowi: Butuh Tiga Tahun Atasi Kebakaran Hutan