Polisi Tangkap Pembunuhan Peserta SOTR

Thursday, 16 July 2015, 00:55:33 | TRANSMETROPOLITAN
       Ilustrasi

Ilustrasi

TRANSINDONESIA.CO – Petugas Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan Mohamad Fatoni alias Apay, yang tewas saat mengikuti Sahur On The Road (SOTR) di sekitar Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Apay tewas dibunuh sekelompok orang karena permasalahan antara geng motor.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti mengungkapkan peristiwa bermula saat Fatoni bersama pacarnya, Mega, mengikuti acara Sahur On The Road (SOTR) yang diadakan kelompok geng motor yang menamakan diri mereka Amerika (Anak Merdeka Kalisari) pada Jumat (10/7/2015).

Pada Jumat sekira pukul 22.00 WIB, sebanyak 200 orang berangkat dari Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur ke masjid Istiqlal dan sampai pada Sabtu sekira pukul 02:00 WIB.

Awalnya, kata Kombes Pol Krishna Murti, Pelaku bernama Levi diberitahu salah satu anggota kalau Fatoni (Apay) anggota kelompok geng motor TB (Tukang Beling), yang merupakan musuh geng motor Amerika.

Mengetahui hal tersebut, Levi menanyakan korban apakah benar Fatoni anak geng motor TB. Lalu korban mengaku kalau pernah menjadi anak TB, namun karena pindah rumah dia sudah tak bergabung lagi.

Levi tidak percaya sehingga meminta memeriksa telepon genggam milik korban. Pada saat memeriksa telepon genggam, rupanya ada panggilan masuk tanpa nama. Levi menanyakan siapa yang menelpon. Fatoni mengaku tidak mengetahui.

“Levi mengangkat telepon dan memberitahu ke penelpon kalau Fatoni sedang bersama geng Amerika. Setelah itu, tersangka mematikan telepon dan menendang kaki Fatoni,” tutur Kombes Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/7/2015).

Fatoni ketakutan, lalu, melarikan diri ke arah sungai Ciliwung dan tersangka meneriaki korban ‘maling’ hingga korban akhirnya takut sehingga melompat ke kali. Tak hanya sampai disitu, tambah Krishna, para pelaku dan ke lima belas temannya melempari batu.

“Mayat Apay ditemukan mengambang di kali Ciliwung, tepat disebelah Masjid Istiqlal, Sabtu (11/7) lalu,” kata dia.

Selain menangkap Levi, aparat kepolisian juga mengamankan 15 pelaku lainnya beserta Mega. Mereka yaitu, Hendrik, Abdullah, Fikri, Firlian, Leonardi, Berdi, Rizki, Setiwan, Edi, Rianto, Ahmad Fauzi, Rizki, Bonaventura dan Irfan.

“Mereka semua adalah anak geng motor Amerika. Mereka juga ikut membantu Levi menimpuki korban hingga tewas,” ujar Kombes Khrisna.

Atas kejadian tersebut, Krishna mengimbau kepada para orang tua melarang anaknya melakukan SOTR. Selain mengganggu kenyamanan masyarakat, SOTR juga banyak disalahgunakan.

Atas tindakan nekatnya, Levi diancam pasal 351 ayat 2 dan 3 tentang kekerasan yang menyebabkan orang meninggal, dengan ancaman 10 tahun penjara.(dam)

tags:

Related For Polisi Tangkap Pembunuhan Peserta SOTR