TransIndonesia
TransIndonesia

Kapolda NTT Tuding Anak Buahnya Terima ‘Setoran’ Penyeludupan BBM Subsidi

Wednesday, 10 June 2015, 06:27:45 | TRANSNUSA
Penimbunan BBM  diamankan petugas.(dok)

Penimbunan BBM diamankan petugas.(dok)

TRANSINDONESIA.CO – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen Pol Endang Sunjaya, menyerukan aparat kepolisian di wilayah itu tidak terlibat penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kepada kontraktor.

Pernyataan Kapolda menanggapi pemberitaan media massa yang mengungkap keterlibatan oknum polisi pada Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Manggarai, Brigadir Polisi Krisno Ratuloli, sebagai pemasok BBM bersubsidi jenis solar ke sejumlah kontraktor di Ruteng.

“Saya perintahkan Kapolres Manggarai untuk segera mendalami kasus tersebut. Kalau terbukti, yang bersangkutan harus ditindak. Jangan bikin malu institusi Kepolisian” kata Kapolda kepada wartawan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, kemaren.

Menurut Kapolda, kini para kontraktor sedang memasuki masa pengerjaan proyek yang membutuhkan banyak BBM.

“Proyek galian dan HRS yang butuh BBM berskala besar. Kontraktor mestinya membeli BBM harga industri. Tapi supaya untung banyak, mereka membeli BBM nonsubsidi jatah masyarakat. Agar mulus, dipakailah jasa polisi sebagai pemasok,” ujarnya.

“Kalau urung ditindak, jangan-jangan Kapolres juga sudah menerima setoran dari anggota-anggota nakal. Sangat memalukan polisi jadi kaki tangan kontraktor,” tambahnya.

Dia mengaku kecewa dengan ulah oknum polisi di wilayah hukum Polda NTT yang akhir-akhir ini ramai disorot media.

“Institusi Polri benar-benar dicoreng dengan keberadaan polisi-polisi nakal itu. Sekali lagi saya tegaskan, tidak akan memberi ampun kepada polisi yang terlibat dalam kejahatan apa pun,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, anggota Reserse Kriminal Tindak Pidana Tertentu Polres Manggarai menahan sebuah mobil angkutan kota yang sedang mengangkut puluhan jerigen berisi solar ke gudang salah satu kontraktor di Ruteng.

Kepada polisi, penanggung jawab SBPU Carep bernama Atok secara gamblang membeberkan bahwa 700-an liter solar bersubsidi itu adalah pesanan dari Brigadir Polisi Krisno untuk dipasok ke PT Wae Kuli.(vvn/sun)

tags:

Related For Kapolda NTT Tuding Anak Buahnya Terima ‘Setoran’ Penyeludupan BBM Subsidi