Figur Cermin Waras Tidaknya Birokrasi

Wednesday, 3 June 2015, 19:14:07 | TRANSPOLHUKAM
Ilustrasi

Ilustrasi

TRANSINDONESIA.CO – Birokrasi yang kuat adalah birokrasi yang rasional, digerakan oleh tiga unsur unggulan mencakupi, figur, struktur dan kultur.

Figur disini dapat dilihat dari kepepimpinan atau petugas-petugas sebagai anggota yang mampu menjadi ikon perubahan atau ikon yang ahli dalam bidangnya. Figur akan memberikan warna dan karakter bagi birokrasi dengan program-program unggulan (tentu bukan semata-mata menghabiskan anggaran, atau atas perintah dan ketakutan pada atasan melainkan benar-benar merupakan kebutuhan banyak orang).

Struktur merupakan sistem fungsional yang ada dalam birokrasi, apakah bisa berfungsi secara efektif dan efisien dan hanya menjadi beban atau menjadi jalur-jalur perlambatan birokrasi atau malah menjadi tentakel korupsi?

Tatkala stuktur berfungsi dengan baik maka, birokrasi akan profesional, namun sebaliknya tatkala berfungsi sebaliknya akan menjadikan birokrasi tidak rasional dan menjadi akar KKN. Struktur diibaratkan jadi anggota badan yang lincah dan mampu memberikan pelayanan prima seperti apa yang menjadi tujuan birokrasi.

Kultur dalam birokrasi dapat dianalaogikan sebagai otak, hati dan kebiasaan-kebiasaan. Tatkala dalam birokrasi otak yang sehat dan hati yang tulus ikhlas, menunjukan sikap perilaku dan kebiasaan yang baik dalam memberikan pelayanan prima, maka birokrasi dapat dikategorikan birokrasi yang waras.

Demikian juga sebaliknya, tatkala apa yang di otak, hati dan kebiasaan pungli, suap dan meras berarti birokrasi sedang sakit atau tak waras.

Figur, struktur dan kultur cermin kewarasan atau kegilaan birokrasi. Silahkan kita introspeksi dan menilai tanpa harus membenci atau iri mauun dengki. (CDL-Jkt030615)

Penulis: Chryshnanda Dwilaksana

tags:

Related For Figur Cermin Waras Tidaknya Birokrasi