Ditinggal Petinggi, Stanchart Tetap Komit di Syariah

Monday, 30 March 2015, 19:41:02 | TRANSBISNIS
Ilustrasi

Ilustrasi

TRANSINDONESIA.CO – Standard Chartered (Stanchart) tetap berkomitmen di perbankan syariah dan mengharapkan pertumbuhan. Komentar itu diutarakan juru bicara bank, setelah kepala sayap bisnis sektor keuangan islami mereka mengundurkan diri.

Setelah 12 tahun memimpin bisnis perbankan syariah global, Afaq Khan meninggalkan posisinya di Standard Chartered Saadiq. Pengganti Afaq akan diumumkan pada waktunya.

“Standard Chartered tetap berkomitmen di bisnis perbankan syariah di pasar-pasar inti, dan kami terus memposisikan diri untuk pertumbuhan lebih lanjut,” kata juru bicara yang tak disebut namanya, dikutip Reuters, Senin (30/3/2015).

Pasar utama itu, kata juru bicara tersebut, termasuk Bahrain, Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Indonesia dan Uni Emirat Arab. Di negara-negara itu, Stanchart menawarkan layanan perbankan pribadi.

Stanchart juga menawarkan pembiayaan bisnis di Bahrain, Yordania, Qatar, Turki, Amerika Serikat, Brunei, Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Indonesia, Pakistan, Singapura dan Inggris, menurut situs Standard Chartered Saadiq.

Menurut laporan keuangannya, bank memberikan pembiayaan syariah senilai US$20 miliar pada tahun 2013, atau naik sebesar US$3 miliar dari tahun 2012.(met)

tags: ,

Related For Ditinggal Petinggi, Stanchart Tetap Komit di Syariah