TransIndonesia
TransIndonesia

Ibu Muda Bayi Kembar Tewas Gantung Diri

Thursday, 26 February 2015, 14:31:13 | TRANSMETROPOLITAN
       Ilustrasi

Ilustrasi

TRANSINDONESIA.CO – Seorang ibu muda, Dwi Aristiyani, 24 tahun, ditemukan tewas tergantung di rumahnya di Kampung Cimpaeun RT 01/04 Kelurahan Tapos, Cimanggis, Kota Depok, Rabu (25/2/2015) siang.

Dwi Aristiyani tewas tergantung meninggalkan bayi kembarnya yang masih berusia 4 bulan.

Jasad Dwi pertama kali ditemukan oleh Encih, 58 tahun, sekira pukul 10:30 WIB yang curiga sewaktu mendengar anak tetangganya itu yang baru berusia empat bulan yakni Sella dan Selly terus-terusan menangis.

Lantaran curiga dipanggil tidak menyahut juga, akhirnya Encih masuk ke rumah dan melihat korban sudah tergantung di pintu kamar.

“Saya dengar anaknya yang kembar menangis. Kebingungan juga saya, kenapa anak nangis didiemin aja oleh ibunya. Setelah saya memanggil juga disaut, lalu melongok ke rumahnya yang ternyata pintunya juga tidak dikunci korban sudah begitu (kondisi menggantung),”ujar Encih kepada petugas Polsek Cimanggis, Kamis (26/2/2015).

Menurut Encih, perbuatan nekat yang diperbuat oleh korban itu menjadi suatu pertanyaan yang tidak disangka-sangkakan selama ini.

Begitu juga keterangan suami korban, Samhudi,32 tahun, mengaku tidak mengetahui istrinya nekat berbuat hal seperti itu.

“Tidak ada masalah kok yang menimpa keluarga. Bahkan tidak pernah ada cekcok atau bertengkar,”ungkapnya.

Pegawai di PT Tirta Mas Perkasa Sanqua ini mengatakan, sebelum berangkat kerja dirinya pamitan dengan istri. Bahkan korban juga sempat minta tolong beliin mie instan di warung untuk makan siang.

“Orang tidak ada yang aneh kok sebelum saya pergi berangkat kerja ke pabrik. Semua terlihat normal seperti biasa, tidak ada gelagat yang aneh. Tahu-tahu saya dapat kabar bahwa istri saya meninggal dunia dengan cara yang tidak diharapkan,” kata Samhudi dengan mata berkaca-kaca didampingi Ketua RW.04 Muhammad Tobri.

Samhudi menambahkan, sebelumnya istrinya pernah mengatakan bercerita bahwa dirinya mendapat SMS dari pamannya mengenai ibu dan adiknya Maulana yang tinggal di Cikaret telah menjual rumahnya dan pulang kampung ke Jawa.

“Istri saya dapat SMS dari pamannya kalau ibu sama adiknyanya pulang ke Jawa dan rumah di Cikaret dijual. Ibu nggak ngomong cuma ngirim SMS lewat paman. Tapi kenapa kok dia sampai begitu nekat,” lugasnya.

Sedangkan Kapolsek Cimanggis Kompol Bambang Irianto mengatakan dengan membuat surat pernyataan pihak keluarga tidak menginginkan korban untuk divisum.

“Jenasah kini sudah dimakamkan pihak keluarga. Dari penyelidikan sementara korban meninggal akibat bunuh diri. Sedangkan tali kuning yang digunakan korban kita sita untuk barang bukti,”ungkapnya.(saf)

tags:

Related For Ibu Muda Bayi Kembar Tewas Gantung Diri