Korban Penjambretan Tewas Dijalanan

Thursday, 11 December 2014, 16:59:23 | TRANSMETROPOLITAN
illustration

illustration

TRANSINDONESIA.CO – Andrea Salma, 39 tahun, korban penjambretan di Jalan Gatot Subroto depan Gedung Mustika Ratu, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat 5 Desember lalu, akhirnya meninggal dunia. Saat itu, Andrea terjatuh dari sepeda motor dengan kepala membentur aspal. Malam itu penjambret mencoba merebut tas yang dia pegang, Andrea mempertahankan dan dia jatuh.

Kapolsek Metro Tebet, Kompol I Ketut Sudarma, Kamis (11/12/2014) mengatakan setelah sepekan mendapat perawatan di rumah sakit, nyawanya tak tertolong.

Kapolsek mengaku agak kesulitan mencari pelaku. Saksi yang minim serta kondisi di lokasi yang tak memungkinkan. “Kondisi gelap, tidak ada CCTV di sekitar kawasan itu,” kata Kapolsek.

Namun polisi akan berupaya mencari pelaku. Pihak kepolisian juga akan melakukan patroli lebih ketat di seputar kawasan itu. “Ini kejadian pertama kali di sana,” tambahnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Andrea Salma, warga Jalan Poncol II Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, kini dalam kondisi koma di Rumah Sakit PON Cawang Jakarta Timur. Perempuan ini terjatuh dari sepeda motor akibat dijambret dua pengendara motor di Jalan Gatot Subroto tepat di depan Gedung Mustika Ratu, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (5/12/2014) sekira pukul 02:30 WIB.

Saat itu korban sedang membonceng sepeda motor dengan temannya, Mochamad Iksan, dari Jalan Fatmawati menuju Rusun Tebet Barat.

Saat berada di Jalan Gatot Subroto (TKP), tiba-tiba tas warna coklat yang disandang korban ditarik oleh dua orang pelaku mengendarai motor Kawasaki Ninja warna hitam.

Akibatnya korban terjatuh dari sepeda motor dan kepala korban membentur aspal. Teman korban,  Mochamad Iksan, sempat mengejar pelaku namun tidak berhasil.

Oleh rekannya, korban yang mengalami luka di kepala kemudian dilarikan ke RS. Tebet. Akibat luka parah korban selanjutnya dirujuk ke RS. PON Cawang Jakarta Timur.(dam)

tags:

Related For Korban Penjambretan Tewas Dijalanan