TransIndonesia
TransIndonesia

SBY: Indonesia Kurang Peduli Lingkungan

Friday, 3 October 2014, 22:00:10 | TRANSGLOBAL
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.(dok)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.(dok)

TRANSINDONESIA.CO – Kepedulian kita terhadap habitat perlu ditingkatkan. Setiap kali blusukan ke berbagai daerah sejak 2004, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melihat ada pejabat setempat yang sangat peduli, namun ada pula yang kurang peduli pada lingkungan. Mereka baru peduli lingkungan ketika ada lomba, Penghargaan Adipura misalnya.

“Kalau tidak ada lomba kembali business as usual. Mestinya tidak boleh begitu,” kata Presiden SBY pada acara audiensi peringatan Hari Habitat Dunia 2014 di Istana Negara, Jumat (3/10/2014).

PBB menetapkan Hari Habitat Dunia jatuh pada Senin pertama di bulan Oktober.

Sebenarnya pemerintah telah memiliki program-program prorakyat untuk mengentaskan kemiskinan, termasuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan lingkungan yang lebih baik. Ada pula Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. “Itu cara kita untuk secara sistemis, berkelanjutan, bertahap mengentaskan pemukiman kumuh menjadi lebih sehat dan lebih baik,” SBY menambahkan.

Tema Hari Habitat Dunia tiap tahun ditentukan oleh UN Habitat, dan pada 2014 tema yang diusung adalah aspirasi dari pemukiman. Menurut Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, tujuan dari agenda Hari Habitat Dunia adalah sebagai momentum untuk membahas kondisi permukiman dunia dan penghargaan atas hunian layak bagi warga serta mengingatkan para pemangku kepentingan akan tanggung jawab bersama atas kehidupan hunian yang lebih baik.

Dalam kaitan ini, Presiden SBY menjelaskan bahwa pertemuan di Istana Negara ini adalah bentuk semangat dan tekad bersama untuk menyerasikan langkah dan upaya dalam meningkatkan habitat yang baik di Indonesia.

“Setiap orang tentulah menginginkan kehidupan yang baik dan sejahtera lahir batin, memiliki tempat tinggal yang layak dan berada di lingkungan yang sehat. Orang seorang dan keluarga juga mendapatkan kualitas pelayanan kesehatan yang baik dan sejumlah aspek yang akhirnya dapat disimpulkan bahwa manusia atau masyarakat itu hidup baik dan dalam lingkungan yang baik,” ujar SBY.

Hal-hal tersebut tercantum dalam Hak Azasi Manusia sebagai hak-hak dasar manusia yang juga ada dalam konstitusi negara Indonesia secara eksplisit.

“Saya kira semua mengetahui bahwa dari statistik kehidupan manusia sedunia sekarang ini, konon 1 mikiar manusia boleh dikatakan belum memiliki kehidupan sejahtera dalam lingkungan kehidupan yang baik. Kalau penduduk bumi sekarang ini sudah lebih dari tujuh miliar maka yang paling konservatif 1 dari 7 manusia di muka bumi belum hidup sejahtera dan belum berada dalam lingkungan baik

Pada tahun 2000, statistik menunjukan kehidupan di Indonesia dalam tingkat yang belum baik dalam kesejahteraan dan kondisi lingkungan. Satu dari lima warga belum tinggal dalam kesejahteraan dan lingkungan tidak baik. “Kita terus membangun dan angka tahun 2013 sudah berubah. Sekarang satu dari delapan penduduk Indonesia yang belum hidup sejahtera dan dalam lingkungan yang baik,” Presiden SBY menjelaskan.

“Tentu semangat kita ingin lebih memperkecil angka itu dalam arti lebjh banyak lagi rumah tangga-rumah tangga yang hidupnya lebih sejahtera dalam lingkungan dan kehidupan lebih baik,” SBY menambahkan.

Turut menghadiri acara ini, antara lain, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Lingkungan Hidup Balthazar Kambuaya, Menlu Marty Natalegawa, Mendikbud Mohammad Muh, dan Seskab Dipo Alam.(pri/sof)

tags:

Related For SBY: Indonesia Kurang Peduli Lingkungan