Masih 25% Warga Sumut Manfaatkan Pelayanan Dokter Gigi

Monday, 20 October 2014, 21:56:35 | TRANSSUMATERA
Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Nazzrudin, Costumer Marketing Management Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk, Akhmad Farikhin meninjau langsung pemeriksaan gigi di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) FKG USU, dalam acara kegiatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN), Senin (20/10/2014). (dhon)

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Nazzrudin, Costumer Marketing Management Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk, Akhmad Farikhin meninjau langsung pemeriksaan gigi di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) FKG USU, dalam acara kegiatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN), Senin (20/10/2014). (dhon)

TRANSINDONESIA.C0 – Hanya sekitar 25% warga Sumatera Utara (Sumut) yang memanfaatkan pelayanan dokter gigi. Padahal dari jumlah dokter gigi sekitar 1.590 cukup melayani seluruh jumlah penduduk sekitar 12,9 juta jiwa.

“Dengan jumlah penduduk sekitar 12,9 juta jiwa, maka rasio perbandingan dokter gigi di Sumut adalah 1 : 8.113 pasien. Jika mengacu pada indikator Indonesia Sehat 2010, setiap dokter gigi diharapkan dapat melayani sekitar 10.000 pasien, Sumut dikatakan telah memiliki cukup dokter gigi. Sayangnya, hanya 25% dari masyarakat yang memiliki permasalahan pada gigi memanfaatkan pelayanan dokter. Sehingga edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut terus diupayakan,” ujar Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Nazzrudin dalam kegiatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) FKG USU, Senin (20/10/2014).

Diterangkan Nazzrudin, sebenarnya masyarakat Sumut sudah mengerti pentingnya menggosok gigi. Mengacu pada Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, sudah 94,4% masyarakat menyikat gigi dua kali sehari. Namun, baru 1,2% yang menyikat gigi sesuai dengan waktu yang dianjurkan.

“Kita sarankan  agar masyarakat selalu menggosok gigi disaat yang tepat, yakni dua kali sehari, sehabis sarapan pagi dan sebelum tidur,” imbuhnya.

Costumer Marketing Management Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk, Akhmad Farikhin menuturkan sejak BKGN digelar dalam lima tahun terakhir, erbagai penyuluhan dan edukasi tak hanya menyadarkan masyarakat untuk menyikat gigi dua kali sehari, namun terlihat peningkatan yang signifikan terhadap kepedulian masyarakat untuk memeriksakan gigi, khususnya di Sumut.

“Sekarang yang memeriksa gigi, bukan hanya yang sakit gigi saja. Namun masyarakat sudah rajin periksa kesehatan gigi 6 bulan sekali. Di RSGM USU misalnya, beberapa tahun ada 1.000 masyarakat yang memeriksakan gigi dalam kegiatan BKGN, sekarang sudah mencapai 1.700 orang. Ini memperlihatkan masyarakat cukup antusias dalam menjaga kesehatan gigi,” terangnya.

Melalui kegiatan yang akan dilakukan hingga Rabu (22/10) ini dilakukan pelayanan kesehatan gigi dasar, yaitu penambalan, pencabutan, pembersihan karang gigi dan aplikasi fluoride (pemberian fluouride untuk mencegah kerusakan gigi). Kegiatan ini melibatkan 250 tenaga kesehatan gigi dan mulut, yang ditargetkan akan memberikan pelayanan pada skeitar 1.000 orang warga Medan. (dhon)

tags:

Related For Masih 25% Warga Sumut Manfaatkan Pelayanan Dokter Gigi