TransIndonesia
TransIndonesia

Calo Rusunawa Marunda Tiu 200 Warga

Friday, 10 October 2014, 06:12:33 | TRANSMETROPOLITAN
Dua calo Rusunawa yang menipu 200 warga ditangkap.(Dam)

Dua calo Rusunawa yang menipu 200 warga ditangkap.(Dam)

TRANSINDONESIA.CO – Petugas Polsek Metro Cilincing menangkap dua calo di Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Diduga, pelaku telah menipu 200 warga yang dijanjikan bisa menempati rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Marunda.

Dari tersangka, Rio, 34 tahun dan Yadi, 45 tahun, petugas menyita 6 kwitansi dengan nilai berpariasi total Rp14, 9 juta, dan 3 surat perjanjian pemakaian unit hunian Rusunawa Marunda palsu.

Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Edi Purnawan mengatakan dua tersangka diamankan di area Rusunawa Marunda, ketika warga meminta pertanggungjawaban terhadap rusunawa yang belum mereka dapatkan. “Warga protes ke dua tersangka, karena sudah mengeluarkan banyak uang tapi rusunnya tidak dapat,” kata Kapolsek.

Keterangan tersangka Rio, ia mengaku surat perjanjian itu didapat dari Ibu Maria di ruang tunggu, lantai 3 Dinas Perumahan DKI Jakarta.

“Surat perjanjian itu diberi tiga kali di lantai 3, selebihnya di lantai dasar. Ibu Maria itu mengenakan baju dinas biru tua lengkap dengan logo Pemda DKI Jakarta,” kata Rio.

Diakui Rio, ia mengenal Maria saat mendaftar bersama 11 rekannya untuk menyewa rusunawa di Dinas Perumahan. “Di situ saya mendaftar bersama 11 rekan saya dan bayar Rp1,5 juta satu orang sama Maria,” ujar Rio.

Namun, rusunawa yang diharapkan tersebut tidak didapatkannya lantaran rusunawa di blok C3 dan C4 tersebut diperuntukkan untuk korban banjir di Muara Bahari, Penjaringan.

Berbekal surat perjanjian yang mereka dapatkan lalu melancarkan aksi penipuannya dengan menawarkan rusunawa kepada warga khususnya masyarakat miskin.

Dari para korban, tersangka memungut biaya Rp350 ribu hingga Rp6 juta. Harga rusunawa itu bervariasi tergantung posisi rumah. “Kalau yang paling atas harganya lebih murah, sebaliknya di bawah lebih mahal. Korban mereka ada 200 orang,” kata Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, dari barang bukti surat perjanjian pemakaian unit hunian rusunawa kelihatan jelas dipalsukan. “Pertama bentuk hurufnya beda, tidak punya nomor surat dan tanggal, pada kolom tandatangan tidak ada paraf, tidak tercantum nilai sewa rusun dan di kolom bawah tidak ada tulisan kecil, Dinas Perumahan DKI Jakarta”, kata Kapolsek.(dam)

tags:

Related For Calo Rusunawa Marunda Tiu 200 Warga