Di Lebak 82 Kasus Gizi Buruk

Wednesday, 27 August 2014, 06:58:51 | TRANSJAWA
Gizi buruk pada anak-anak.(ist)

Gizi buruk pada anak-anak.(ist)

TRANSINDONESIA.CO – Sebanyak 82 kasus gizi buruk ditemukan di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, dan tercatat 22 penderita di antaranya masuk kategori sangat kurus.

“Semua penderita gizi buruk itu menimpa anak-anak usia di bawah lima tahun atau balita,” kata Kepala Seksi Gizi Puskesmas Rangkasbitung Iis Harwarjono di Lebak, kemaren.

Menurut dia, pihaknya kini terus melakukan upaya-upaya untuk mengurangi jumlah penderita gizi buruk melalui pengoptimalan kader posyandu dan pememberian makanan tambahan berupa susu, biskuit dan vitamin.

Selain itu, juga petugas tak henti-hentinya melakukan penyuluhan tentang kesehatan anak termasuk prilaku hidup sehat dan bersih (PHBS).

Mereka para penderita gizi buruk di Kabupaten Lebak berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Namun, penyebab ditemukan gizi buruk tersebut akibat rendahnya pendidikan masyarakat sehingga berdampak terhadap pendapatan ekonomi.

Penyebab lainya, kata dia, ketidaktahuan orangtua atas pemberian gizi yang baik bagi anak, juga penyakit bawaan pada anak, seperti jantung, tuberkulosis, pneumonia, infeksi saluran pernapasan dan diare.

“Kami terus berupaya dengan menyalurkan pemberian makanan tambahan guna meningkatkan status gizi mereka menjadi lebih baik,” katanya.

Menurut dia, penuntasan penyebab gizi buruk itu harus melibatkan kepedulian pemerintah daerah juga seluruh komponen masyarakat.

Selama ini, balita penderita gizi buruk mendapatkan program MP-ASI berupa biskuit dan vitamin.

Pemberian makanan tersebut untuk meningkatkan status gizi mereka agar tidak terserang penyakit penyerta.

Sebab penderita gizi buruk sangat potensial terserang penyakit menular, karena kondisi daya tahan tubuh mereka lemah.

“Kami akan merujuk ke Rumah Sakit jika penderita gizi buruk terserang penderita penyakit penyerta,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa ke-82 balita gizi buruk itu setiap dua pekan diwajibkan ke klinik gizi Puskesmas untuk mendapatkan makanan tambahan dan pemeriksaan kesehatanya.

Kasus ini diketahui para kader posyandu karena masuk kategori di bawah garis merah (BGM) sesuai dengan panduan buku kartu menuju sehat (KMS).

“Kami terus melakukan perawatan dan mereka dipantau perkembangannya melalui klinik gizi,” ujarnya.(ant/her)

tags:

Related For Di Lebak 82 Kasus Gizi Buruk