KPK Izinkan Keluarga Lebaran Ditahanan

Sunday, 27 July 2014, 13:28:17 | TRANSPOLHUKAM

johan-budi-bebaskan-besuk-tahananJohan Budi.(dok)

 

TRANSINDONESIA.CO – Besok Senin (28/7/2014), Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah, para tahanan Komisi Pemberantaan Korupsi (KPK) dibebaskna bertemu sanak keluarga untuk saling memafkan dan sejenak bersama keluarga.

Kesempatan untuk merayakan dan memaafkan satu dengan yang lainnya juga dirasakan oleh 18 orang tahanan Komisi Pemberaantasan Korupsi (KPK). Ke-18 orang tersebut ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK, Pomdam Jaya Guntur dan Rutan Pondok Bambu. Merka dituduh melakukan tindak pidana korupsi.

Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan pihaknya memperbolehkan para tahanan yang ada dijenguk oleh keluarganya saat Idul Fitri nanti.

Menurut Johan bukan hanya Hari Raya Idul Fitri, pihaknya juga memberikan kesempataan yang sama pada Natal atau hari besar agama lainnya memberikan kesempatan keluarga untuk berkunjung.

Johan menjelaskan, keluga tahanan kasus korupsi yang ingin berkunjung diberikan waktu pada hari pertama lebaran. KPK mempersilahkan kepada keluarga tahanan menggunakan waktu berkunjung mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

“Untuk jam besuk tahanan kebijakan yang diambil KPK adalah jam besuk atau kunjungan tahanan hanya hari pertama lebaran saja dimulai pukul 10.00 – 12.00 WIB,” kata Johan melalui pesan singkat, Minggu (27/7/2014).

Adapun ke 18 tahanan tersebut adalah mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya, mantan Kepala Bappeti Syahrul Raja Sampoerna Jaya, mantan Wakil Rektor Universitas Indonesia Tafsir Nurchamid, Kepala PT Nindya Karya Cabang Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam Heru Sulaksono, serta Bupati Biak Numfor Yesaya Sombuk.

Sedangkan tahanan dari Rutan KPK, yakni mantan politisi Partai Golkar Choirunnisa, pengacara Susi Tur Handayani, Direktur Utama PT Kaltim Parna Industri Artha Meris Simbolon, mantan Ketua Akil Mochtar, mantan Menpora Andi Mallarangeng, Ahmad Fathanah, Bupati Bogor Rachmat Yasin, bos PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Budi Santoso, dan Komisaris PT Bali Pragama Pacific Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.(ini/fer)

tags:

Related For KPK Izinkan Keluarga Lebaran Ditahanan