Kasus Transjakarta, Akbar Dicerca Soal Data dan Inventaris

Friday, 11 July 2014, 07:07:18 | TRANSMETROPOLITAN

korupsi transjakartaDemo usut kasus dugaan korupsi pengadaan bus Transjakarta.(dok)

TRANSINDONESIA.CO – Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa Kadishub DKI M Akbar sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bus Transjakarta menyangkut data-data armada Transjakarta.

“Saksi diperiksa terkait data-data serta status armada bus TransJakarta dan bus angkutan umum reguler apakah telah tercatat sebagai barang inventaris milik Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta (tercatat sebagai aset daerah),” kata Kapuspenkum Tony T Spontana, di Jakarta, Kamis (10/7/2014).

Sebelumnya, saksi seyogyanya menjalani pemeriksaan pada Senin (7/7/2014) lalu, tetapi Akbar tidak datang memenuhi panggilan penyidik Kejagung.

Sementara Bendahara Penerima BPPT, Mei Yanne Lestari yang sedianya diperiksa hari ini sebagai saksi tidak memenuhi panggilan karena ada kegiatan dinas dan akan dijadwalkan ulang.

Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan 4 orang tersangka yaitu 3 pejabat Dishub DKI dan 1 direktur BPPT. 2 pejabat Dishub DKI yaitu Setyo Tuhu dan R Drajat A telah ditahan sejak Senin (12/5/2014).

Setyo Tuhu adalah Ketua Panitia Pengadaan Dishub DKI dan R Drajat A adalah Pejabat Pembuat Komitmen Dishub DKI.

Sedangkan dua  tersangka lainnya yakni, mantan Kadishub DKI Udar Pristono dan Direktur BPPT, Prawoto telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 9 Mei 2014.

Kedua tersangka tersebut sampai kini pihak Kejaung belum melakukan penahanan.(fer)

tags: ,

Related For Kasus Transjakarta, Akbar Dicerca Soal Data dan Inventaris