Peserta Penas KTNA Magang di Desa Wisata Malang

Wednesday, 28 May 2014, 09:36:06 | TRANSJAWA

desa-wisata-pujon-kidulSalah satu desa wisata Pujon yang terdapat di Kabupaten Malang.(ist)

TRANSINDONESIA.CO – Puluhan ribu peserta Pekan Nasional XIV Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) yang digelar di Kabupaten Malang, Jawa Timur, 7-12 Juni 2014, akan magang di sejumlah desa wisata yang disiapkan panitia.

Ketua Pekan Nasional (Penas) XIV KTNA Choirul Anam, di Malang, Selasa (27/5/2014), mengemukakan ada 35 titik desa wisata yang menjadi lokasi magang bagi petani, nelayan, dan peternak peserta Penas XIV. Setiap satu titik lokasi magang akan diisi oleh 100 peserta lebih.

“Magang petani atau nelayan tersebut berlangsung selama tiga hari (8-11/6) dan seluruh peserta magang wajib tinggal di rumah-rumah kelompok tani untuk mendekatkan petani lokal dengan kelompok tani dari daerah lain yang menjadi peserta Penas XIV KTNA,” ujarnya.

Meski ada beberapa lokasi magang bagi peternak dan nelayan, sebagian besar lokasi magang adalah desa-desa wisata yang tersebar di Kabupaten Malang, seperti Desa Selorejo, Kecamatan Dau sebagai sentra tanaman jeruk, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo yang menjadi sentra tanaman apel, bunga krisan dan buah Belimbing.

Selain desa wisata, katanya, desa yang menjadi sasaran magang peserta Penas adalah desa yang menjadi sentra pengembangan sapi perah di Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen dan Kecamatan Pujon.

Sementara itu, lokasi untuk pengembangbiakan kambing di Kecamatan Ampelgading serta bidang kelautan (nelayan) dipusatkan di Desa Pondokdadap, Kecamatan Sumbermanjing Wetan yang menjadi sentra tempat pelelangan ikan (TPI) terbesar di Kabupaten Malang.

Menurut Choirul, melalui kegiatan magang yang disebar di sejumlah lokasi dan disesuaikan dengan bidang masing-masing itu memungkinkan adanya komunikasi antarkelompok, sehingga mereka bisa saling tukar informasi, pengetahuan maupun pengalaman yang nantinya dapat dikembangkan di daerah asal masing-masing peserta.

Sementara itu persiapan lokasi untuk pembukaan dan kegiatan expo agribisnis nasional di kawasan Stadion Kanjuruhan Kepanjen sudah mulai dilakukan, yakni dengan tahapan membangun tenda super luas. Tenda yang didirikan di sisi selatan luar Stadion Kanjuruhan itu seluas 26,75 hektare.

Ada tiga tema dalam expo agribisnis tersebut, yakni aquaculture, agroforestyan peternakan nasional. Di ajang expo tersebut, peserta akan memamerkan keunggulan teknologi dan produk olahan unggulan masing-masing daerah.

Kabupaten Malang, lanjutnya, nantinya akan memamerkan sejumlah produk unggulan dan potensi daerah, seperti perikanan yang cukup besar di laut selatan Malang, termasuk ikan tuna kualitas ekspor. Selain itu, juga akan dipamerkan hasil tanaman singkong Madep Manteb berukuran “raksasa”.

“Kami berharap dengan adanya expo agribisnis nasional dan Penas XIV KTNA secara umum, ke depan mampu menggairahkan petani untuk meningkatkan produksi dan kualitas tanamannya, sehingga mampu mengangkat perekonomian mereka,” katanya.

Ia berharap juga ada pengusaha yang menggandeng petani untuk bermitra, baik dalam hal pembiayaan operasional produksi maupun menampung hasil panennya.

Penas XIV KTNA yang dipusatkan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang itu akan dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan ditutup oleh Wakil Presiden Boediono.(ant/ats)

tags:

Related For Peserta Penas KTNA Magang di Desa Wisata Malang