TRANSSUMATERA

Bandara KNIA Antisipasi Jamaah Umrah dari Flu MERS

Bandara KNIA Antisipasi Jamaah Umrah dari Flu MERS

TRANSINDONESIA.CO – Mengantisipasi penyebaran virus MERS di wilayah Sumatera Utara (Sumut), manajemen Bandara Bandar Udara Kualanamu  Internasional Airport (KNIA) memfasilitasi alat pendeteksi suhu badan bagi jamaah umrah saat tiba di bandara.

“Sejak satu minggu lalu Bandara Kualanamu sudah memasang  Thermoscanne (pendeteksi suhu badan) dan menyiapkan ruang isolasi untuk jamaah pulang umrah dalam mengantisipasi virus MERS,” ujar Air Duty Manager (OIC) Angkasa Pura (AP) II, Jamal, kepada Transindonesia.co , Kamis (8/5/2014)

Dikatakannya, dengan adanya alat pendeteksi suhu badan dan ruang isolasi ini, para jamaah umrah yang sampai di bandara mengalami panas tinggi langsung dimasukkan ke ruang isolasi dan kemudian dirujuk ke rumah sakit umum pemerintah.

Humas Kementrian Agama (Kemenag) Sumut, Purba Pohan mengatakan, sesuai intruksi

Dirjen Haji dan Kesehatan Bidang Haji pihaknya menghimbau kepada jamaah berusia 60 tahun keatas yang akan berangkat haji tahun ini untuk menunda keberangkatannya.

“Usia diatas 60 tahun dan dibawah 12 tahun rentan dengan kesehatan dan untuk mengantisipasi virus MERS dihimbau agar menunda keberangkatannya,” ungkapnya.

Dikatakannya, jikapun para jamaah tidak mau menunda keberangkatan, tentunya pemerintah tidak dapat menolaknya.

“Jika jamaah menolak penundaan keberangkatan, kita juga tidak bisa menolak, tapi kita sudah menghimbau kepada jamaah sesuai intruksi,” katanya.

Sementara itu, meski wabah virus MERS masih menyerang di Arab, namun tidak berdampak pada minat masyarakat untuk pergi umrah ke tanah suci melalui biro perjalanan umrah dan haji.

“Sejauh ini perjalanan umrah dari travel kita berjalan seperti biasa. Minggu lalu saya juga baru pulang umrah bersama jamaah lainnya,” ujar Kepala Perwakilan Kharissa tours dan Travel Hj. Nurlisa SE.

Dikatakannya, walau ada calon jamaah yang bertanya terkait pemberitaan di media tentang virus MERS di Arab, namun itu tidak menghalangi niat untuk berangkat.

“Sebelum jamaah diberangkatkan ke tanah suci kita beri suntik anti virus sesuai prosedur,” imbuhnya.(dhona)

Related posts

Pemkab Pasbar Diminta Bersikap pada Pabrik yang Menurunkan Harga TBS

transindonesia.co

Tiga Pelaut Indonesia Diculik Kelompok Bersenjata Filipina

transindonesia.co

Ribuan Warga Pekanbaru Inja-Injak Bendera Israel

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.