97,38 Persen Warga Pandeglang Melek Huruf

Monday, 7 April 2014, 08:49:17 | TRANSJAWA

97,38 Persen Warga Pandeglang Melek Huruf

 

TRANSINDONESIA.CO, Pandeglang – Kabupaten Pandeglang, Banten, warga yang melek huruf 97,38 persen dan sisanya masih buta aksara.

“Informasi dari Dinas Pendidikan, warga yang melek huruf 97,52 persen, dan kita akan berupaya agar ke depan lebih tinggi lagi,” kata Buapati Pandeglang, Erwan Kurtubi di Pandeglang, Minggu (6/4/2014).

Pemerintah Kabupaten Pandeglang, katanya, menargetkan warga melek huruf mencapai 99 persen. Untuk mencapai 100 persen sulit karena berbagai kondisi, seperti faktor usia dan lainnya.

“Kita bisa mencapai 99 persen saja sudah bagus. Memang inginnya 100 persen, tapi tidak mungkin, karena karena barbagai faktor, misalnya karena usia warga buta huruf sudah tua,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Dadan T Daniel menyatakan jumlah penyandang buta aksara di daerah itu sekitar 22.717 jiwa dengan usia produktif 15 – 49 tahun.

Menurut dia, tuna aksara merupakan salah satu masalah sosial yang sulit untuk diberantas, karena menyangkut kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.

“Masih banyak masyarakat yang kurang memandang penting pendidikan, dan inilah yang menjadi penyebab tingginya penyandang tuna aksara atau buta huruf di daerah ini,” ujarnya.

Menurut dia, jumlan buta huruf di daerah itu setiap tahun mengalami penurunan karena berbagai upaya pengentasan yang dilakukan pemerintah kabupaten, termasuk pengalolasian anggaran untuk memberantas masalah sosial itu.

Mengenai kegiatan riil untuk mengentaskan tuna aksara itu menurut dia ada dua kegiatan pokok, yakni di antaranya belajar membaca menulis dan berhitung (calistum) dan keterampilan dan lanjutan seperti pendidikan kesetaraan atau paket A, B dan C.

“Kita terus memafasilitasi mereka untuk mengikuti pendidikan, makanya jika sudah bisa baca, tulis dan menghitung diikutkan dalam kesetaraan sehingga juga memiliki peluang yang sama dengan lulusan sekolah reguler,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan belajar, kata dia, selain oleh pemerintah, juga dilakukan bekeraja sama dengan lembaga lain yang dikelola masyarakat seperti yayasan dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Ia juga menyatakan, sebagian besar tuna aksara tersebut merupakan perempuan dan tinggal di pelosok.(ant/herman)

 

tags: ,

Related For 97,38 Persen Warga Pandeglang Melek Huruf