Sekap Karyawan dan Manajer, Pengusaha asal Lampung di Tahan

Friday, 21 February 2014, 19:42:50 | TRANSSUMATERA

TodongIlustrasi

 

TRANSINDONESIA.co, Jakarta : Sekap dan todongkan pistol kepada karyawan dan manajer reston Dimsum, pengusaha asal Lampung, Herdi M Piter (55), ditahan Polda Metro Jaya.

Penyekapan karyawan dan manajer itu dilakukan tersangka di rumahnya, di Villa Puri Sriwedari, Blok O, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

“Pelaku sudah ditahan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/2/2014).

Menurut Rikwanto, penyidik masih menelusuri surat-surat senjata api milik Piter yang digunakan saat mengintimidasi kedua korban, di rumahnya.

“Kepemilikan senjata masih ditelusuri suratnya. Jenisnya pistol, buatan pabrik. Ada izin senjata, tapi sedang dicari,” kata Rikwanto.

Ia melanjutkan, pihaknya juga masih menunggu hasil tes urine dan darah pelaku.

“Hasil cek urine dan darah belum keluar. Barang bukti diduga ganja dan sabu-sabu juga masih dicek di laboratorium,” katanya.

Rikwanto mengatakan, motif atau latar belakang pelaku melakukan penyekapan adalah karena arogan tersangka.

“Motifnya arogan. Dia mau pesan table (meja). Mau menunjukkan kebiasaannya, siapa pun pemiliknya, table ini tidak boleh diberikan kepada siapa pun,” ucap Rikwanto.

Piter terancam dijerat Pasal 333 KUHP, terkait merampas kemerdekaan orang dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, tentang kepemilikan senjata api.

“Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” kata Rikwanto.

Peristiwa penyekapan itu berawal ketika Piter, menyambangi salah satu restoran dimsum, di daerah Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2014) malam.

Lantaran tak suka dengan suasana, karena tidak duduk di meja yang biasa dipesannya, Piter kemudian pergi dan meminta karyawan bagian parkir restoran dimsum atas nama Supriono alias Black ikut ke mobilnya.

Sejurus kemudian, Black dibawa ke rumah Piter di Perumahan Villa Puri Sriwedari, Depok. Di sana, Black diminta menelepon manajer restoran bernama Hamdan M Ali untuk datang ke rumahnya. Selanjutnya, Hamdan datang ke rumah Piter.

Setibanya di sana, keduanya malah disekap, korban tidak boleh keluar dan diancam menggunakan sepucuk pistol. Bahkan, pelaku sempat melepaskan tembakan ke atas untuk mengintimidasi korban.

Beruntung, salah satu korban berhasil melarikan diri dan melapor ke Polda Metro Jaya. Kemudian, polisi mengamankan korban dan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di rumah Piter. Antara lain, satu pucuk senjata api jenis pistol, amunisi ada 150 butir, dua magazen, box penyimpanan senjata, satu bungkus ganja kering, dua bong, dan dua paket kecil diduga sabu.(dan)

 

tags: ,

Related For Sekap Karyawan dan Manajer, Pengusaha asal Lampung di Tahan